Cara Menerjemahkan Penyakit

Cara Menerjemahkan Penyakit

Kadang kesan berupa lambang atau symbol harus diterjemahkan menurut latar belakang dan pengalaman kita sendiri.  Misalnya kita mendapat kesan (bayangan) bahwa pasien duduk di kursi roda, itu dapat berarti pasien mungkin terkena sakit jantung, kaki putus ataupun yang lainnya.  Ingatkan diri kita sendiri bahwa mungkin itu pengalaman kita sendiri ketika melihat kakek kita duduk di kursi roda karena sakit jantung, yang berarti berarti pasien itu bermasalah dengan sakit jantung. Demikian pengalaman-pengalaman yang lain bisa disesuaikan dengan kesan apa yang kita dapatkan pada saat screen pasien.

Atau misalnya jika ada gambar selang mengalirkan cairan coklat kental seperti sirup, itu dapat berarti pasien menderita diabetes.  Bisa saja bagi orang lain diabetes digambarkan atau dikesankan dengan bercak-bercak putih yang melambangkan kristal gula.  (jika kita sudah  menangani 20-30 pasien, maka kita akan mampu menganalisa gambar kesan dari pasien apakah jenis penyakitnya dan tindakan apa yang akan kita lakukan untuk mengatasinya.

Umumnya penyembuh mendapat gambar lambang sebelum memperoleh pandangan mental yang lebih jelas.  Kesulitan mendapatkan pandangan mental yang lebih jelas karena adanya kecenderungan batin sadar pasien yang menganggap permasalahan ada di batin bawah sadarnya semata. Dengan kata lain batin sadar tidak mempercayai gambar yang diberikan oleh batin bawah sadar Semakin berpengalaman penyembuh maka gambar dan kesan akan semakin jelas dan tidak berupa simbol atau lambang lagi.

Catatlah semua kesan

Kesan seremeh apapun perlu dicatat.   Ada penyembuh yang mendapat kesan dengan cara merasakan sakit pada badannya sendiri.  Setiap orang memperoleh lambang kesan yang berbeda.   Berusahalah mengerti apa yang disampaikan oleh batin bawah sadar kepada batin sadar.

Bila sudah mendapat gambar mental dari fisik tubuh pasien, kita selanjutnya bisa melakukan percakapan mental, contohnya sebutkan nama kita dan katakan kita ingin menolong dan apakah pasien bersedia disembuhkan?. Jika pasien bersedia (kesan secara mental bisa mengangguk atau tersenyum) maka bisa langsung kita tanyakan dimana penyakitnya? dan seterusnya.

Bila kesan yang mampu kita peroleh masih baru sampai badan eteris pasien, kita bisa mengetahui bahwa yang gelap / bengkak / berlubang ini berarti tempat atau lokasi penyakitnya.  Saran saya mulai pelajari anatomi tubuh manusia dengan melihat atlas anatomi tubuh.

WA : 0813-1875-1575

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *