Dry-Cupping itu Klasik Tapi Juga bisa di Up-Grade Lo….

Dry-Cupping itu Klasik Tapi Juga bisa di Up-Grade Lo….

“Scarification with Cupping possesses the power of evacuating offending matter from the head; of diminishing pain of the same part; of lessening inflammation; of restoring the appetite; of strengthening a weak stomach; of removing vertigo and a tendency to faint; of drawing deep-seated offending matter towards the surface; of drying up fluxions; checking hemorrhages; promoting menstrual evacuations; arresting the tendency to putrefaction in fevers; allaying rigors; accelerating and moderating the crisis of diseases; removing a propensity to somnolence; conciliating natural repose; removing heaviness. These, and many analogous maladies, are relieved by the judicious application of the Cucurbits, dry or bloody.”  (Herodotus, 413 BCE)

Pada intinya cupping ada 2 jenis, yaitu cupping kering (drycupping) atau cupping basah (wet-cupping). Perbedaannya adalah drycupping tidak dengan pengeluarkan darah sedang wet-cupping harus dengan pengeluaran darah.

Cupping (cop) yang digunakan juga dibedakan apakah cupping terbuat dari tanduk, bambu atau gelas / plastik.

Alat pembuat hampa cupping juga dibedakan apakah dengan Api atau disedot dengan pompa (manual/listrik). Demikian juga untuk wetcupping apakah cara mengeluarkan darahnya dengan pisau, silet atau jarum.

Dari literatur-literatur yang kita baca tentang cupping adalah: drycupping digunakan hanya untuk pengobatan masuk angin. Sedangkan wetcupping bisa untuk berbagai pengobatan dalam tanda petik. Betulkah demikian???? Untuk lebih jelasnya hubungi kami…… di WA 0813-1875-1575

ini dia Videonya:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *